Resume materi PKKMB hari 1



1.KEHIDUPAN BERBANGSA BERNEGARA JATI DIRI    BANGSA DAN PEMBINAAN KESADARAN BELA NEGARA.

Bagi siapa memimpin bangsa/negara harus memiliki keluasan mental/menset yang kuat. Indonesia negara yang majemuk dari berbagai sisi keragaman budaya, lebih dari 700 bahasa, 300 suku bangsa yang hidup. Menyatuhkan keragaman di negara majmuk itu lebih susah, salah satu caranya yakni dengan memperluas perkenalan/relasi.

Jati diri bangsa Indonesia tercermin dalam beberapa aspek penting, yaitu:

•⁠  ⁠Pancasila: Sebagai dasar negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan kesederhanaan.

•⁠  ⁠Undang-Undang Dasar 1945: Sebagai landasan hukum yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara.

•⁠  ⁠Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI): Sebagai bentuk negara yang menjunjung tinggi kesatuan dan persatuan bangsa.

•⁠  ⁠Bhineka Tunggal Ika: Sebagai semboyan yang menekankan pentingnya kesatuan dalam keberagaman.

"Bhinneka Tunggal Ika" adalah semboyan nasional Indonesia yang berarti "Berbeda-beda tetapi tetap satu". Semboyan ini menggambarkan keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa di Indonesia, namun tetap bersatu dalam satu kesatuan negara dan bangsa. Yang beda jangan dibeda-bedakan dan yang sama jangan disama-sama kan kita tetap satu.

Indonesia itu abadi maka selamatkan hutannya, selamatkan tumbuhannya, selamatkan sumber daya alamnya, untuk generasi kita mendatang.

 

2. PENGUATAN LITERASI KEUANGAN DAN KESEJAHTERAAN MAHASISWA.

The most important investment adalah diri kita sendiri/masing-masing individu. Kita harus bisa mengukur potensi yang dimiliki masing-masing, finansial dan kehidupan itu ada siklusnya.

Perencanaan keuangan terkait pengeluaran 

• Menyisihkan pendapatan (investasi) dikit demi sedikit 

“Menabung emng nggak bikin kaya, tapi tidak ada orang yang kaya tanpa menabung” 

Tujuan pertama menabung adalah melindungi aset dari musuh utama yang tidak bisa dihindari “inflasi” adanya kenaikan harga umum,karena pengaruh inflasi. 

Kita harus memiliki perencanaan keuangan yang matang kita mulai dulu langkah kita saat ini untuk langkah-langkah kita dimasa depan. 

Peningkatan Kesejahteraan Finansial:

 Mahasiswa mampu mengelola uang saku/beasiswa dengan lebih efektif.

 Penurunan tingkat utang konsumtif yang tidak produktif.

 Munculnya kebiasaan menabung dan mulai berinvestasi dini.

 Kesiapan menghadapi biaya tak terduga (dana darurat).

Kesimpulan:Penguatan literasi keuangan bukanlah sekadar tambahan pengetahuan, melainkan investasi strategis dalam aset terpenting bangsa: sumber daya manusia berkualitas. Dengan menyediakan akses yang mudah, relevan, dan berkelanjutan terhadap pendidikan keuangan, perguruan tinggi, komunitas, dan mahasiswa itu sendiri secara kolektif dapat membangun generasi yang tidak hanya cerdas akademis, tetapi juga cerdas finansial. Ini adalah kunci untuk membuka pintu menuju kesejahteraan holistik mahasiswa—sejahtera finansial, akademis, mental, dan masa depan—yang pada akhirnya akan mencetak lulusan yang tangguh, mandiri, dan siap berkontribusi maksimal bagi masyarakat.


3.SISTEM PENDIDIKAN TINGGI DI UNUSA.

UNUSA adalah perguruan tinggi swasta di Surabaya, Jawa Timur, yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia. Nilai-nilai ke-NU-an (moderasi, toleransi, kearifan lokal) menjadi dasar pengembangan keilmuan dan karakter.

Universal Nadhatul ulama:

  • didirikan: 2013, berawal dari sekolah tinggi ilmu kesehatan (stikes).
  • lokasi: surabaya, jawa timur.
  • yayasan pengelola: yayasan rumah sakit islam surabaya (yarsis)
Penguatan Nilai Aswaja: Integrasi nilai Islam moderat, toleran, dan berbasis kearifan lokal dalam semua aspek akademik dan non-akademik.
 Fokus pada Kesehatan: Memiliki fakultas/prodi kesehatan yang kuat (Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Farmasi) dengan fasilitas pendukung.
 Keterlibatan dalam Masyarakat: Mendorong mahasiswa dan dosen untuk terlibat dalam pengabdian masyarakat (KKN) yang berbasis pada nilai-nilai sosial-keagamaan.
 Lingkungan Kampus Religius: Atmosfer Islami dengan kegiatan keagamaan rutin (pengajian, dll) yang terbuka dan inklusif.

Kesimpulan:
Sistem Pendidikan Tinggi di UNUSA mengikuti kerangka standar nasional Indonesia (SKS, SN-DIKTI, KKNI, BAN-PT) namun memiliki keunikan dalam integrasi nilai-nilai Aswaja dan ke-NU-an ke dalam kurikulum, lingkungan kampus, dan pengembangan karakter mahasiswa. UNUSA menawarkan berbagai program studi, dengan keunggulan khusus di bidang kesehatan dan keagamaan, didukung oleh fasilitas yang memadai dan komitmen terhadap penjaminan mutu. Sistem penerimaan mahasiswa beragam dengan kemudahan biaya melalui 

Website UNUSA : https://unusa.ac.id/
Keperawatan & kebidanan:fkk.unusa.ac.id

- Facebook : https://www.facebook.com/unusaofficialfb

- Instagram : https://www.instagram.com/unusa_official/

- Youtube : https://www.youtube.com/@unusa_official

- Twitter ( X ) : https://x.com/unusa_official?lang=en

- Tiktok : https://www.tiktok.com/@unusa_official


Blog temen saya: https://indyrhamadani.blogspot.com/





Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME Bersama UNICEF dan Pemprov Jatim, Unusa Dukung Program Fortifikasi Pangan Berskala Besar

RESUME Gelar Yudisium, FEBTD Unusa Lepas 145 Lulusan Siap Hadapi Dunia Kerja